Pentigkah Olahraga Untuk Menurunkan Berat Badan?

Pentigkah Olahraga Untuk Menurunkan Berat Badan?

Ada beberapa teman saya yang seringkali menyakan tentang olahraga, Apa kah penting olahraga untuk menurunkan berat badan? Salah stu penyebab berat badan kita naik adalah jarangnya berolahraga. Salah satu cra yna gdigunakan kebanyakan oerang dalam menurunkan berat badan adalah dengan cara melakukan olahraga.

Olahraga yang anda lakukan tidak perlu hingga membuat anda kecapean, cukup dengan olahraga ringan tubuh anda akan merespon dan mengetahui keinginan anda. Dan justru hal yang seperti inilah yang mestinya anda lakukan.
Ada beberapa olahraga ringan yang bisa membantu anda dalam menurunkan berat badan anda, diantaranya:

1. Jalan Cepat
Jalan dengan lari tentu sangat berbeda. Namun, pernahkah anda melakukan jalan cepat? Jalan cepat adalah salah satu cara menurunkan berat badan dengan cepat, mengapa? Semakin cepat gerakan kaki maka semakin cepat juga detak jantung anda, sekaligus semakin cepat juga darah itu mengalir keseluruh tubuh termasuk ke otak. Hal ini menyebabkan pembakaran dalam tubuh yang sangat cepat karena memerlukan energi yang banyak. Kalori dalam bentuk energi dibutuhkan otot-otot untuk bergerak dan energi juga dibutuhkan otak untuk menggerakan dan mengatur keseimbangan.
Hal ini pula berlaku pada paru-paru yang terus memompa udara semakin cepat, bahkan jalan cepat hanya dalam waktu 5 menit sama dengan anda berlari 10 Mil jauhnya. Pembakaran kalorinya maksimal sehingga bisa memberikan manfaat bagi kesehatan anda dan tentunya keinginan anda untuk dapat menghilangkan sebagian berat badan anda. cara menurunkan berat badan alami

2. Aerobik
Senam ini sangat tidak cocok bagi para penderita penyakit jantung, namun bisa anda gunakan sebagai sarana untuk mengencangkan tubuh anda. Senam ini bila dilakukan dengan rutin bisa bermanfaat bagi anda.

3. Bersepeda
Orang dikota saat ini mulai menyadari bahwa sepeda selain sebagai alat transfortasi ternyata bermanfaat juga sebagai alat latihan untuk kesehatan selain itu bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan berlebih juga dapat memanfaatkannya. Sama halnya dengan jalan cepat, bersepeda pun merupakan salah satu cara yang cukup efektif yang bisa menjadi pilihan bagi anda.

4. Berenang
Bagi sebagian orang berenang di anggap sebagai salah satu cara yang bisa membantu untuk menurunkan berat badan. Namun jika dilihat dari fakta sebenarnya dilapangan (kolam renang) lebih banyak orang yang kegemukan atau badannya besar. Entah mengapa, yang jelas jika anda melihatnya dari sisi pembakaran kalori renang bisa membantu anda membakar kalori dalam tubuh 500 hingga 550 kalori.

Latihan interval, olahraga tepat untuk turunkan berat badan
Latihan interval merupakan jenis olahraga yang memaksa tubuh untuk bekerja lebih keras. Selain itu, latihan ini juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Sehingga Anda yang berniat menurunkan berat badan sebaiknya mencoba untuk lebih sering melakukan latihan interval.
Sisi positif dari latihan interval yang lain adalah membantu Anda mengurangi ketegangan dan kecemasan. Daya tahan tubuh pun meningkat dan membuat Anda semakin bugar. Simak penjelasan lengkap tentang latihan interval seperti yang dilansir dari Health Me Up berikut ini.

Apa itu latihan interval?
Dasar dari latihan interval adalah olahraga yang memberikan jeda di sela-sela aktivitas fisik yang dilakukan. Misalnya Anda mengganti kecepatan setiap menit secara berkala. Bahkan latihan angkat berat juga bisa disebut latihan interval karena memiliki awalan dan akhiran yang berkelanjutan.
Contoh latihan interval adalah Anda berlari cepat selama dua menit diikuti dengan gerakan berjalan kaki dalam waktu yang sama. Kemudian aktivitas tersebut diulang selama beberapa kali sampai 10-20 menit. Selain lari, berenang, bersepeda, berjalan, dan angkat besi juga bisa mengadopsi cara latihan interval ini.

Kurus dengan latihan interval
Latihan interval diawali dengan kecepatan atau intensitas gerak tubuh yang tinggi, namun kemudian istirahat sejenak. Sehingga tubuh tidak bisa bekerja pada kondisi yang stabil dan akan terus-terusan berusaha menyesuaikan gerakan. Jadi latihan interval jelas mampu membakar lebih banyak lemak, menguatkan otot, dan meningkatkan kebugaran kardiovaskular.

Seberapa sering harus latihan interval?
Anda bisa melakukan latihan interval satu sampai tiga kali seminggu. Hal yang harus Anda ingat adalah menjaga durasi sekitar 10-20 menit untuk hasil terbaik. Lebih dari waktu tersebut, Anda bisa mengalami kelelahan yang malah membahayakan tubuh.

Siapa yang bisa melakukannya?
Siapa saja bisa melakukan latihan interval demi menjaga kebugaran tubuh dan berat badan yang ideal. Tetapi bagi Anda yang mengalami kondisi kesehatan tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan apakah latihan interval cukup aman dilakukan atau tidak.

Olahraga Juga Bisa Naikkan Berat Badan

Memiliki tubuh kurus tak selamanya menyenangkan, karena itu tak heran banyak orang berupaya agar berat badannya meningkat. Ternyata menaikkan berat badan bisa melalui olahraga.

Umumnya orang mengubah pola makannya agar berat badan yang dimiliki bisa naik, tapi menambah bobot tubuh dengan olahraga bisa membuat orang mendapatkan berat badan yang sehat dan lebih berisi.

Beberapa hal bisa menyebabkan seseorang bertubuh kurus, seperti akibat pola makan yang salah, waktu makan yang terlalu lama, miskin pilihan makan, aktivitas fisik yang meningkat tapi tidak diimbangi dengan makanan yang tepat, serta penyakit tertentu.

Penambahan berat badan ini dianjurkan secara bertahap, diketahui peningkatan 500 kkal per hari bisa menyebabkan berat badan bertambah 0,5 kg dalam satu minggu. Hal ini untuk menjaga agar seseorang tetap mendapat berat badan sehat.

Selain dari nutrisi, para ahli menyarankan beberapa latihan bisa membantu meningkatkan berat badan dan membentuk otot. Latihan beban adalah cara terbaik untuk menambah berat badan seperti squats, deadlifts, overhead presses, bench presses dan barbell rows, seperti dikutip dari Timesofindia, Sabtu (19/1/2013).

Sementara itu, ada pula saran lainnya yang mana jika seseorang melakukan gerakan berat bisa memicu otot-otot di tubuh mengeluarkan dan membangun hormon yang berperan peningkatan berat badan.

Untuk program berat badan ini menargetkan pada kelompok otot besar, yang mana latihan beban menempatkan tekanan pada otot dan merangsang jumlah maksimal dari serat otot sehingga memperluas ukurannya.

Tujuan lainnya adalah membantu menambah massa otot. Untuk massa otot tubuh bagian atas maka olahraga push up sangat baik, sedangkan squat dan menekuk lutut baik untuk otot-otot paha.

Jika seseorang berolahraga secara intens, maka otot akan lebih padat ketimbang lemak. Untuk mendapatkan hal tersebut, tak ada salahnya ditunjang dengan asupan protein yang cukup.